
Banyak faktor yang melatarbelakangi ketertarikan pria dewasa terhadap wanita yang usianya jauh lebih muda. Bahkan, pesona yang dimiliki wanita muda tersebut sering membuat pria terhormat rela menjatuhkan martabatnya demi mereka.
Membaca tren tersebut, psikolog Bondan Seno Prasetyadi menuturkan pandangannya. "Di Indonesia, tindakan pria berpaling pada wanita muda bukan sebuah fenomena karena kebanyakan yang melakukannya di kalangan pejabat, sehingga hal itulah yang membuat hubungan seperti ini menjadi sebuah fenomena.
Menurutnya, kalau hubungan semacam ini ditilik berdasarkan ilmu psikologi, maka alasan yang membuat pria dewasa memiliki hubungan dengan wanita yang jauh lebih muda itu karena ada sensasi yang berbeda. "Misalnya pada tahap dewasa awal maka akan berbeda dengan dewasa madya atau lebih rendah di masa remaja atau puber," papar almamater Universitas Guna Dharma itu.
Ditambahkan oleh konsultan untuk SDM di beberapa perusahaan itu, faktor yang sering menjadi alasan mengapa pria paruh baya memilih wanita muda karena sering mengalami gangguan seksual. Sementara para wanita muda lebih fleksibel. Karena terkadang mereka masih suka bertualang sehingga selalu ingin mencoba berbagai hal.
"Pria berusia lanjut lebih memilih berhubungan dengan wanita muda karena bila disandingkan dengan wanita sebaya mereka, maka akan terasa perbedaannya. Wanita yang sudah dewasa pasti sudah berkeriput, kalaupun tetap cantik tapi sudah dengan tambahan. Hal inilah yang menjadi awal ketertarikan pria yaitu fisik. Kalau dari psikologis hanya actionnya saja, seperti kita memiliki barang yang sudah lama pasti lebih memilih barang yang baru," bebernya.
Didukung oleh faktor lain yaitu mitos atau anggapan yang beredar di tengah-tengah masyarakat, membuat pria dewasa senang berpaling pada wanita muda.
"Karena adanya mitos yang menganggap bahwa jika seseorang berhubungan dengan orang yang lebih muda yang atraktif dan energik, maka orang lain akan melihatnya lebih menarik pula," jelas staf pengajar di Fakultas Hukum di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta itu.
Menurutnya, berbicara mengenai perilaku seksual, sebenarnya bicara mengenai kejiwaan (psikologis) seseorang. Karena, sambungnya, ada sisi yang dilihat baik secara fisik maupun psikis. "Jadi kalau fisik bagus, tapi psikis tidak oke maka percuma saja," imbuhnya.
Tak hanya itu saja, faktor lain yang mendasari pria di Indonesia untuk berpaling pada wanita muda ialah karena mereka menghadapi titik jenuh di rumah.
"Karena di rumah tidak ada sumber dan tantangan baru maka biasanya para pria itu mencari di luar. Sourcenya banyak di Indonesia karena faktor ekonomi, orang bisa berbuat seperti itu," terang pria ramah ini.
Nah, alasan-alasan di atas memang bisa dijadikan tameng bagi mereka yang menganutnya. Hanya saja, sebelum memutuskan untuk berpaling pada wanita lain yang jauh lebih muda, sebaiknya pikirkan secara matang dampak apa yang akan raih.
Mengenai hal itu, Bondan menuturkan bahwa hubungan yang demikian hanya bersifat sesaat. "Hal seperti ini hanyalah kepuasan sesaat. Artinya, hubungan yang seperti ini hanya bersifat sementara sehingga tidak memberi kepuasan seksual yang menyeluruh. Jadi biasanya mereka hanya dapat menikmatinya di waktu-waktu tertentu, tidak untuk jangka waktu yang panjang," pungkasnya.
No comments:
Post a Comment